get app
inews
Aa Text
Read Next : Wabup Ungkap Fakta Pendidikan Warga Bojonegoro, Rata-rata Setara Lulusan SMP

Pedagang Keliling Asal Blora Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid di Bojonegoro

Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:10 WIB
header img
Polisi dari Polsek Bojonegoro Kota saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Seorang pedagang keliling asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Masjid As-Salam, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (17/7/2026).

Korban diketahui bernama Damis (69), warga Dukuh Pelem, Desa Karangjong RT 010 RW 003, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sehari-hari berjualan keliling dan kerap bermalam di masjid tersebut.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Hufron Nur Rochim, membenarkan adanya penemuan jasad seorang laki-laki di kamar mandi Masjid As-Salam. Polisi bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat kita mendatangi TKP bersama petugas Pamapta dan Tim Inafis Polres Bojonegoro. Kondisi korban masih dalam posisi tergeletak dikamar mandi. Kelihatannya habis mandi,” tutur Kompol Hufron Nur Rochim.

Menurut Kapolsek, hasil identifikasi menunjukkan korban merupakan warga Kabupaten Blora yang sehari-hari menjajakan dagangan secara berkeliling.

“Korban biasa berjualan keliling. Ada jipang, krupuk tengiri, dan lainnya. Setelah diperiksa tim medis, identitasnya adalah warga Blora. Kita sudah hubungi keluarganya,” kata Kapolsek.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Polisi juga memperoleh informasi dari pihak keluarga bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Kita juga meminta keterangan pihak keluarga di sana terkait riwayat sakitnya. Memang korban memiliki riwayar sakit jantung,” kata Kapolsek.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya kambuh secara mendadak. Namun, penyebab pasti kematian tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Saat ini pihak keluarga sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mengambil jenazah korban.” tutur Kapolsek Kompol Hufron Nur Rochim.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut