BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang di Jatim, Bojonegoro Masuk Daftar Wilayah Terdampak
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan.
Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu daerah yang masuk dalam daftar wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang tersebut.
"Waspada potensi angin kencang di sebagian wilayah Jatim dalam 3 hari ke depan," demikian dikutip dari laman resmi @bmkgjuanda, sabtu (12/9).
Peringatan dini tersebut berlaku pada Minggu, 13 September 2026. Selain Bojonegoro, potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di sejumlah kabupaten dan kota lain di Jawa Timur.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini BMKG Juanda meliputi Bangkalan, Bojonegoro, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Lamongan, Madiun, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Sidoarjo, Sumenep, Tuban, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo.
Imbauan BMKG
Seiring adanya potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi lingkungan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat dianjurkan menggunakan pelindung kulit dan tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan serta menghindari paparan sinar matahari secara langsung.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi bencana yang berkaitan dengan kondisi kemarau, seperti kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah dan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Dalam menghadapi musim kemarau, masyarakat juga diimbau bijak menggunakan air bersih. Selain itu, pembangunan maupun perbaikan bangunan, rumah, jalan, dan saluran air dapat dimaksimalkan selama musim kemarau.
Masyarakat dan seluruh pihak terkait juga diminta terus memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui aplikasi INFO BMKG, media sosial, berbagai kanal informasi INFO BMKG, serta Call Center 196.
Editor: Arika Hutama