Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anggrek Langka yang Terancam Punah di Hutan Jati Bojonegoro, Ini Upaya Penyelamatannya
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan di Bojonegoro Meluas, TNI Distribusikan 133.000 Liter Air Bersih ke Enam Kecamatan

Minggu, 20 September 2026 | 08:48 WIB
  • author D. AL Mahdi
Kekeringan di Bojonegoro Meluas, TNI Distribusikan 133.000 Liter Air Bersih ke Enam Kecamatan
Petugas dari Kodim Bojonegoro saat distribusikan air bersih. (Foto: Pendim)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Kekeringan di Kabupaten Bojonegoro terus meluas, seiring berlangsungnya musim kemarau yang diperparah dengan adanya fenomena elnino tahun ini.

Dalam rangka membantu warga terdampak kekeringan, Kodim 0813 Bojonegoro menyalurkan 133.000 liter air bersih kepada warga di enam kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Bantuan tersebut disalurkan menggunakan armada truk tangki dan menyasar sejumlah permukiman warga serta fasilitas pendidikan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.

Penyaluran dilakukan pada Kamis (17/9/2026) ini dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah. Enam kecamatan yang menjadi sasaran distribusi yakni Tambakrejo, Ngambon, Ngasem, Malo, Kapas, dan Dander.

Di Kecamatan Tambakrejo, sebanyak 16.000 liter air bersih disalurkan untuk warga Dusun Kramanan RT 011/RW 005, Desa Jatimulyo.

Sementara itu, Kecamatan Ngambon mendapat 16.000 liter yang dialokasikan untuk warga Desa Nglampin dan Desa Sengon. Jumlah yang sama juga disalurkan ke Kecamatan Ngasem untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Butoh.

Adapun di Kecamatan Malo, Kodim menyalurkan 21.000 liter air bersih. Sebanyak 5.000 liter diberikan kepada warga Dusun Kidangan RT 004 dan RT 005/RW 002, Desa Sukorejo. Sementara Desa Ngujung dan Desa Petak masing-masing memperoleh 8.000 liter.

Distribusi lebih besar dilakukan di Kecamatan Kapas dengan total 32.000 liter. Air bersih tersebut dibagikan masing-masing 16.000 liter untuk warga Desa Tapelan dan 16.000 liter untuk warga Desa Bendo.

Di Kecamatan Dander, sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan. Rinciannya, 8.000 liter untuk warga Desa Sumodikaran dan 24.000 liter untuk memenuhi kebutuhan santri serta pengurus Pondok Pesantren Izzatul Ummah di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem.

Koordinator kegiatan, Kapten Inf Surahmat, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab TNI AD untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

"Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial yang kita lakukan bersama. Harapannya, pasokan air ini dapat meringankan beban kebutuhan harian warga di wilayah binaan, khususnya mereka yang sangat kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau," ujar Kapten Inf Surahmat.

Kodim 0813 Bojonegoro menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bantuan lanjutan juga disiapkan apabila kondisi kemarau masih menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.

Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan bantuan air yang diterima secara hemat dan memprioritaskannya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kami mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan bantuan air bersih ini secara bijak dan sesuai skala prioritas kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut