Mau Nikahi Mahasiswi Unigoro? Pertanyaan soal Standar Gaji Ini Bikin PKKMB Mendadak Viral
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bojonegoro (Unigoro) 2026 tidak hanya berlangsung meriah di lingkungan kampus.
Berbagai konten yang diproduksi selama kegiatan tersebut juga mendapat perhatian luas di media sosial.
Melalui TikTok dan Instagram, sejumlah video dari rangkaian PKKMB Anumerta Lettu Suyitno 2026 berhasil menjangkau ratusan ribu hingga jutaan penonton.
Kehadiran narasumber serta bintang tamu dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari konten yang ramai diperbincangkan warganet.

Kasubbag Media dan Informasi Unigoro, Audina Hutama P., S.Sos., mengatakan, publikasi kegiatan kampus melalui media sosial merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan komunikasi Unigoro.
Menurut dia, kampus tidak ingin informasi dan aktivitas akademik hanya diketahui oleh civitas akademika. Unigoro juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama generasi Z yang aktif menggunakan media sosial.
“Unigoro berupaya membawa berbagai aktivitas kampus agar tidak hanya diketahui oleh civitas akademika, tetapi juga dapat dinikmati dan diikuti oleh masyarakat luas. Seperti PKKMB kemarin kita juga live streaming di Youtube agar masyarakat dapat menyaksikan atau mendengarkan paparan materi dari narasumber di manapun berada,” tuturnya, Senin (21/9/26).
Berdasarkan data per 21 September 2026 pukul 08.30 WIB, konten TikTok Unigoro selama rangkaian PKKMB telah ditonton sebanyak 2.015.428 kali.
Sementara itu, konten Reels Instagram mencatat 443.900 penonton. Capaian tersebut menunjukkan tingginya perhatian pengguna media sosial terhadap aktivitas PKKMB Unigoro.
Salah satu konten yang masih ramai diperbincangkan adalah momen tanya jawab antara Dr. Hendi Pratama dan peserta PKKMB mengenai standar gaji mahasiswa Unigoro.
Audina mengatakan, konten tersebut menjadi salah satu contoh upaya Unigoro menghadirkan materi komunikasi kampus dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter pengguna media sosial.
“Intinya kita berupaya konten yang lebih kreatif, ringan, dan relevan dengan karakter pengguna media sosial. Semoga bisa konsisten,” pungkas Audina.
Editor: Dedi Mahdi