Dorong Sekolah Peduli Lingkungan, 138 SD Bojonegoro Ikuti Pembinaan Adiwiyata
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebanyak 138 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi sasaran pembinaan program sekolah Adiwiyata.
Program tersebut digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro bersama Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro (Unigoro).
Pembinaan sekaligus penilaian sekolah Adiwiyata itu berlangsung pada 5-15 Oktober 2026. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan status sekolah Adiwiyata sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan.
Dosen Prodi Ilmu Lingkungan Unigoro, Nindy Callista Elvania, S.T., M.Ling., mengatakan pembinaan diarahkan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan perilaku ramah lingkungan dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan kegiatan sehari-hari di sekolah.
“Bentuk pembinaan yang kami lakukan terkait lima aspek. Yakni pengelolaan sampah, sanitasi, keanekaragaman hayati, konservasi energi, dan konservasi air,” tuturnya, Kamis (8/10/26).
Menurut Nindy, sekolah-sekolah yang menjadi sasaran pembinaan menyambut positif kedatangan tim. Para pihak sekolah dinilai antusias menerima materi, saran, serta masukan yang diberikan dalam proses pembinaan dan penilaian.
Selain memberikan pembinaan, tim dari DLH Bojonegoro dan Prodi Ilmu Lingkungan Unigoro juga berperan dalam proses penilaian sekolah Adiwiyata.
Nindy mengatakan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan status sekolah Adiwiyata. Lebih dari itu, pembinaan diharapkan mampu membentuk kebiasaan peduli lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Sekaligus terbentuknya budaya sekolah yang peduli lingkungan serta bisa diterapkan dalam kegiatan sehari-hari,” pungkasnya.
Editor: Arika Hutama