56 Gedung KDMP di Bojonegoro Selesai Dibangun, Kapan Akan Beroperasi? Berikut Penjelasannya

Dedi M.A
Bangunan KDMP Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Bojonegoro yang selesai dikerjakan. Foto: Dedi / iNews

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro mulai menuntaskan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Beberapa di antaranya berada di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, serta Desa Sembung, Kecamatan Kapas.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari, menyampaikan bahwa hingga saat ini puluhan desa telah merampungkan pembangunan fisik gedung koperasi tersebut.

“Sudah ada 56 KDMP yang bangunan fisiknya selesai 100 persen. Selanjutnya secara bertahap akan dilakukan pengisian sarana dan prasarana,” ujar Retno, Rabu (11/3/2026).

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 430 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, saat ini tercatat sekitar 46 desa telah menyelesaikan pembangunan gedung koperasi.

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan inisiatif nasional untuk memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan koperasi modern di berbagai wilayah Indonesia.

30 ribu KDMP ditargetkan peroperasi april 2026

Kementerian Koperasi menargetkan sekitar 30 ribu KDMP di seluruh Indonesia dapat mulai beroperasi pada April 2026.

Staf Khusus Menteri Koperasi, Ambar Pertiwiningrum, mengatakan saat ini sekitar 1.000 unit koperasi desa telah siap untuk beroperasi.

“Sekarang ini sudah ada sekitar 1.000 KDMP yang siap, dan targetnya pada April sekitar 30 ribu koperasi desa yang sudah terbangun gerainya bisa mulai operasional secara penuh,” jelas Ambar.

Secara bertahap, pemerintah menargetkan operasional koperasi desa dimulai pada Maret hingga April 2026 untuk 30 ribu unit pertama yang pembangunan fisiknya telah selesai. Pada periode tersebut juga direncanakan peluncuran resmi program oleh Presiden.

Selanjutnya pada Mei 2026, pembangunan unit tambahan ditargetkan rampung. Pada pertengahan 2026, seluruh koperasi yang telah dibangun diharapkan sudah aktif beroperasi untuk mendukung perekonomian masyarakat desa.

Sementara itu, hingga akhir 2026, Kementerian Koperasi menargetkan total sekitar 80 ribu unit KDMP telah beroperasi di seluruh Indonesia.

Desain bangunan dan anggaran

Untuk pembangunan satu unit gedung KDMP, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran maksimal mencapai Rp3 miliar.

Rincian anggaran tersebut meliputi pembangunan fisik sekitar Rp1,6 miliar hingga Rp2,5 miliar per unit. Sementara sekitar Rp500 juta dialokasikan untuk kebutuhan operasional awal koperasi, termasuk aktivitas pengurus dan kegiatan usaha.

Secara umum, gedung koperasi dirancang dengan ukuran standar sekitar 20 x 30 meter. Pendanaan pembangunan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta skema pinjaman produktif dengan tenor pengembalian sekitar 6 hingga 10 tahun.

Program pembangunan ribuan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan jaringan koperasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network