BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Universitas Bojonegoro (Unigoro) untuk pertama kalinya memberangkatkan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.
Sebanyak 10 mahasiswa bersama dosen pendamping lapangan (DPL) bertolak menuju Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand, Minggu (2/8/2026), untuk menjalankan program pengabdian masyarakat selama sepekan.
Keberangkatan tersebut menjadi tonggak baru bagi Unigoro dalam memperluas pengalaman akademik dan pengabdian mahasiswa hingga ke tingkat internasional.
Kepala Bidang Pengabdian Masyarakat LPPM Unigoro, Joko Hadi Susilo, SE., ME., menyebut program KKN Internasional 2026 sebagai momen bersejarah bagi kampus. Menurut dia, untuk pertama kalinya mahasiswa Unigoro melaksanakan pengabdian masyarakat di luar negeri.
“Di mana pun kalian berada tetap jaga nama baik almamater dan diri semdiri. Tinggalkan jejak kenangan terindah kepada masyarakat di Thailand sebagai mahasiswa yang penuh ide dan inovasi. Sekaligus tetap menghormati dan menghargai budaya setempat,” tuturnya di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Internasional Unigoro, Faridatul Istighfaroh, M.Pd., juga berpesan agar para peserta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru selama menjalankan program di Thailand.
Ia berharap mahasiswa dapat membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat sekaligus menunjukkan citra positif kampus sebagai duta Unigoro di tingkat internasional.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Internasional Unigoro, Moch. Ihza Rhoudhotul Huda, menjelaskan bahwa kegiatan yang akan dijalankan berfokus pada program community service yang menyasar masyarakat dan lingkungan di Kota Hat Yai.
Selain pengabdian masyarakat, rombongan juga membawa misi pertukaran budaya (cultural exchange) melalui berbagai penampilan seni tradisional khas Kabupaten Bojonegoro.
“Rencananya kami akan menampilkan tari khayangan api sebagai tari tradisional dari Kabupaten Bojonegoro. Lalu kami juga akan menampilkan atraksi seni bela diri pencak silat, serta membawakan beberapa lagu daerah Indonesia,” pungkasnya.
Melalui program ini, Unigoro tidak hanya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman pengabdian di lingkungan internasional, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Thailand.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
