BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Kabupaten Bojonegoro resmi memperoleh pengakuan internasional setelah Geopark Bojonegoro diterima sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp).
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Sidang Dewan UNESCO Global Geopark ke-11 yang berlangsung di Paris, Prancis, Senin (2/11/2026).
Kabar membanggakan itu disampaikan melalui akun media sosial resmi Kecamatan Kedewan yang berkolaborasi dengan kanal media sosial Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sidang tersebut, Geopark Bojonegoro dinyatakan diterima atau accepted menjadi UNESCO Global Geopark secara bulat (unanimous).
Pelaksanaan sidang di Paris tersebut diikuti secara daring dari Ruang Batik Madrim, Kabupaten Bojonegoro.
"GEOPARK BOJONEGORO DITERIMA (ACCEPTED) MENJADI UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGGp) SECARA UNANIMOUS, atau disetujui dengan suara bulat oleh seluruh anggota Dewan UNESCO Global Geopark," demikian dikutip dari akun media sosial resmi Kecamatan Kedewan, @kecamatankedewan_ selasa (2/11).
Penerimaan ini menjadi pengakuan atas keunggulan warisan geologi Bojonegoro yang dinilai memiliki nilai penting bertaraf internasional. Salah satu keunggulan utamanya terletak pada kekayaan struktur tektonik dan sejarah petroleum yang menjadi karakteristik geologi kawasan tersebut.
Selain aspek geologi, keberhasilan Geopark Bojonegoro juga didukung visibilitas kawasan yang baik serta sinergi antara pemerintah dan komunitas masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan geopark.
Bojonegoro juga memperoleh green card atau kartu hijau. Status tersebut menandakan bahwa pengelolaan Geopark Bojonegoro dinilai berada dalam kategori baik. Dengan capaian ini, pelaksanaan revalidasi berikutnya dijadwalkan dalam kurun waktu empat tahun mendatang.
Jadi Tanggung Jawab Bersama untuk Melestarikan Warisan Geologi
Pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bojonegoro, tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan kawasan.
Pengelolaan geopark ke depan diharapkan tidak sebatas mempertahankan warisan geologi, tetapi juga mengembangkan potensi pariwisata berkelanjutan, melestarikan kebudayaan lokal, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kecamatan Kedewan sebagai salah satu bagian dari kawasan Geopark Bojonegoro turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai memiliki peran penting melalui kerja sama dan kolaborasi hingga Bojonegoro memperoleh pengakuan internasional.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang lebih luas bagi Bojonegoro untuk memperkenalkan kekayaan geologi, budaya, dan potensi wisatanya kepada masyarakat dunia.
Dengan status UNESCO Global Geopark, tantangan selanjutnya adalah memastikan pengakuan internasional tersebut memberikan manfaat nyata bagi pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
