Harumkan Bojonegoro, Pesilat Unigoro Raih 6 Medali di Ajang MMA Jatim 2026
SURABAYA, iNewsBojonegoro.id - Enam fighter atau petarung di bawah naungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Bojonegoro (Unigoro), kembali mempersembahkan prestasi.
Mereka membawa medali dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Art (MMA) Jawa Timur 2026.
Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 29 April hingga 3 Mei 2026 di Gelora Pancasila Surabaya, enam fighter berhasil membawa pulang total enam medali.
Capaian tersebut terdiri dari satu medali emas, empat perak, dan satu perunggu. Hasil ini menempatkan Unigoro sebagai salah satu kontingen yang cukup diperhitungkan dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah dan latar belakang profesi.
Salah satu atlet, Fairus Nurul Firdaus, mengungkapkan bahwa persiapan intensif telah dilakukan selama satu bulan sebelum kejuaraan berlangsung. Ia menyebut persaingan di Kejurprov tahun ini cukup ketat karena melibatkan peserta lintas usia hingga anggota TNI dan Polri.
“Bahkan, kami juga harus bertanding dengan fighter dari kalangan anggota Polri dan TNI. Tetapi kontingen Unigoro tetap berusaha maksimal. Alhamdulillah kami dapat membawa pulang satu medali emas, empat medali perak, serta satu medali perunggu,” tuturnya, Senin (4/5/26).
Menurut Fairus, para atlet Unigoro mampu melewati babak penyisihan hingga semifinal dengan baik. Namun, tantangan terbesar muncul saat memasuki partai final, ketika kondisi fisik mulai menurun.
“Mungkin saat tampil di final sudah terlalu lelah dan mentalnya tidak sama seperti saat masih bermain di babak penyisihan. Akhirnya mayoritas atlet harus puas menduduki posisi kedua. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita untuk menjaga stamina hingga babak final nanti,” paparnya.
Adapun atlet yang berhasil meraih prestasi di antaranya Rosyida Dwi Agista yang menyabet juara pertama kelas Junior Stand Fight 47,7 kg. Sementara itu, Muhammad Edi Prayitno meraih juara ketiga kelas Senior Stand Fight 65,8 kg.
Empat medali perak lainnya disumbangkan oleh Cavan Ayubban Susanto (kelas Senior Stand Fight 93 kg), Fairus Nurul Firdaus (kelas Senior MMA 56,7 kg), Muhammad Rizky Fathoni (kelas Senior Stand Fight 70,3 kg), serta Cahyo Aji Kayun (kelas Junior Stand Fight 61,2 kg).
Hasil ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet Unigoro untuk meningkatkan performa, khususnya dalam menjaga konsistensi fisik dan mental hingga babak final pada kompetisi mendatang.
Editor : Dedi Mahdi