get app
inews
Aa Text
Read Next : Pungutan Rp15.000 di Jalan Kecamatan Baureno-Kanor Saat Cek Sound Horeg Dikeluhkan Warga

Produksi Gas JTB di Bojonegoro Lampaui Target 2026, Capai 298,24 MMSCFD

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:00 WIB
header img
Pekerja saat di Lapangan Gas JTB di Bojonegoro. (Foto: dok PEPC)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat kinerja positif sepanjang 2026. Produksi raw gas dari lapangan tersebut hingga Agustus 2026 mencapai 298,24 MMSCFD.

Capaian itu berada di atas target produksi yang telah ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan maupun target pemerintah.

"Sekitar 4% di atas target RKAP dan 9% di atas target WP&B 2026 yang disepakati bersama pemerintah melalui SKK Migas," demikian dikutip dari kanal media sosial resmi Pertamina EP @pepc.pertamina, Sabtu (29/8).

Produksi gas JTB yang melampaui target tersebut juga tercermin dalam capaian produksi Month to Date (MTD) maupun Year to Date (YTD) yang masih berada di atas sasaran yang telah ditetapkan.

Gas JTB untuk Industri hingga Rumah Tangga

Produksi gas dari JTB tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan energi industri. Pemanfaatannya mencakup sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Gas JTB dimanfaatkan untuk kebutuhan industri, bahan baku pupuk, jaringan gas rumah tangga, hingga sektor transportasi.

"Gas JTB mampu memasok hingga 65% kebutuhan gas PGN di SOR III, termasuk untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah," paparnya.

Pasokan tersebut membuat produksi gas JTB memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan energi, khususnya bagi wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Selain mendukung kebutuhan energi, pemanfaatan gas untuk bahan baku pupuk juga berkaitan dengan sektor pangan nasional.

Keandalan Fasilitas dan HSSE Jadi Prioritas

Di tengah capaian produksi yang berada di atas target, keandalan fasilitas produksi tetap menjadi perhatian. Pertamina EP juga menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasi Lapangan Gas JTB.

Kinerja produksi yang konsisten sekaligus penerapan standar keselamatan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan operasi lapangan gas tersebut.

Dengan produksi yang terus berada di atas target dan pemanfaatan yang menjangkau berbagai sektor, Lapangan Gas JTB menjadi salah satu penopang pasokan energi sekaligus mendukung ketahanan energi dan pangan nasional.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut