Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang di Kalitidu Bojonegoro

Tim iNews Bjn
Petugas saat melakukan evakuasi korban di TKP. Foto: istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper kereta api di jalur rel antara Stasiun Tobo dan Stasiun Kalitidu, tepatnya di kilometer 108+100/200, turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (15/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Indra Saputra (29), warga Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Kereta api yang terlibat dalam peristiwa tersebut adalah KA Gumarang nomor perjalanan 164 dengan relasi Jakarta Pasarsenen–Surabaya Pasarturi.

Kapolsek Kalitidu, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saefudinuri, S.H., membenarkan adanya peristiwa orang tertemper kereta api di wilayah hukumnya. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Kejadian diketahui sekitar pukul 06.13 WIB. Seorang warga bernama Pargono (50) melihat ada seseorang tergeletak di sebelah selatan rel kereta api, tepatnya di depan PT Kobe, Desa Talok. Lokasi tersebut bukan merupakan perlintasan kereta api,” ujar AKP Saefudinuri saat dikonfirmasi.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian melaporkannya kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Kalitidu. 

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi awal.

“Pada saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Posisi korban ditemukan di selokan dekat jalur kereta api, sekitar 10 meter dari titik diduga korban tertabrak kereta,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban berjenis kelamin laki-laki, mengenakan hoodie warna cokelat, kaus hitam, dan celana kain hitam. 

Dari saku celana korban ditemukan uang tunai sebesar Rp22.000, satu bungkus rokok, dan sebuah korek api. Selain itu, korban membawa tas ransel warna biru navy yang berisi satu unit telepon genggam warna hitam beserta charger.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Hingga saat ini, jenazah masih disimpan di kamar jenazah rumah sakit sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

“Kami telah menghubungi pihak keluarga korban untuk proses penyerahan jenazah,” pungkas AKP Saefudinuri.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network