Jalan Cor Beton BKKD Ubah Wajah Desa Mulyoagung, Akses Pertanian hingga Kota Kian Lancar

Tim iNews Bjn
Kegiatan pengecoran jalan BKKD di Desa Mulyoagung, Balen. Foto: dok Pemkab

BALEN, iNewsBojonegoro.id - Hamparan hijau persawahan di wilayah utara Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, kini berpadu dengan jalan cor beton yang membelah area pertanian. Akses tersebut tak hanya memperindah lanskap desa, tetapi juga menjadi harapan baru bagi warga dalam menata masa depan ekonomi yang lebih baik.

Jalan cor beton sepanjang 1.886,5 meter itu merupakan hasil program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 yang diterima Pemerintah Desa Mulyoagung, Kecamatan Balen. Infrastruktur yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini disulap menjadi jalur poros strategis yang lebih layak dan nyaman bagi aktivitas warga.

Pembangunan infrastruktur dengan nilai anggaran mencapai Rp4,6 miliar ini menghubungkan Desa Mulyoagung dengan Desa Bogo. Selain itu, jalur tersebut juga terhubung langsung menuju kawasan perkotaan Bojonegoro melalui Jalan Veteran. Titik pembangunan tersebar di RT 1, RT 8, RT 10, dan RT 11 Desa Mulyoagung.

Kepala Desa Mulyoagung, Abdi Nugroho, mengatakan pembangunan jalan tersebut tidak hanya difokuskan pada fungsi akses transportasi, tetapi juga membawa semangat dan kebanggaan baru bagi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan ini tidak hanya fungsional, tapi juga membawa semangat baru bagi warga. Melihat jalan yang rapi di tengah sawah yang hijau memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kami,” ujar Abdi, kamis (29/1).

Bagi warga, proyek jalan yang ditargetkan rampung pada 15 Maret 2026 itu merupakan jawaban atas kebutuhan lama, khususnya bagi para petani. Dengan akses jalan yang lebih baik, biaya transportasi hasil pertanian menjadi lebih ringan, sehingga beban biaya angkut saat masa panen dapat ditekan.

Tak hanya itu, keberadaan jalan tersebut juga mempermudah akses layanan publik. Perjalanan menuju fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat pemerintahan di Kota Bojonegoro kini terasa lebih dekat dan nyaman. Jalur ini bahkan dinilai mampu menjadi alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama menuju kota.

“Kami optimistis jalan ini akan menjadi poros ekonomi baru. Kelancaran akses pertanian adalah kunci kesejahteraan petani kami,” tambah Abdi.

Pengerjaan fisik proyek telah dimulai sejak akhir Oktober 2025. Pemerintah desa berharap, setelah rampung nanti, jalan tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai simbol gotong royong dan kemajuan Desa Mulyoagung.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network