BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kali ini kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Trucuk disambut antusias oleh masyarakat.
Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Dalam waktu singkat, sejumlah komoditas utama seperti beras dan minyak goreng bahkan langsung habis terjual.
Dalam kegiatan tersebut, DKPP menyiapkan sejumlah stok bahan pangan untuk masyarakat. Di antaranya beras sebanyak 1 ton, Minyakita 50 dos, minyak goreng Fortune 25 dos, telur ayam 80 kilogram, bawang merah 40 kilogram, serta bawang putih 30 kilogram.
Selain komoditas tersebut, berbagai bahan pangan pokok lainnya juga tersedia dengan harga di bawah harga pasar. Kesempatan ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga, terutama menjelang Lebaran.
Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan GPM di Kecamatan Trucuk pada hari kamis ini berjalan lancar dan sukses. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa program ini benar-benar dibutuhkan sebagai solusi untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Zaenal.
Ia menambahkan, DKPP akan terus memetakan wilayah-wilayah strategis di Kabupaten Bojonegoro untuk pelaksanaan GPM berikutnya agar distribusi pangan murah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Dengan pelaksanaan GPM secara berkala, diharapkan fluktuasi harga pangan di tingkat konsumen dapat dikendalikan bersama, sehingga ketahanan pangan keluarga di Bojonegoro tetap terjaga,” pungkasnya.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
