BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Daun genjer yang selama ini kerap dianggap gulma ternyata berpotensi dimanfaatkan untuk mengatasi pencemaran mikroplastik di perairan.
Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Bojonegoro (Unigoro), Hydrochar Team, mengolah daun tersebut menjadi biochar untuk menyerap mikroplastik.
Riset berjudul Biochar Daun Genjer Termodifikasi Besi Oksida dan Kitosan sebagai Adsorben Magnetoseparatif untuk Remediasi Mikroplastik di Perairan itu mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI.
Anggota Hydrochar Team, Nafarida Almukharomah, mengatakan riset tersebut berfokus pada upaya menyerap mikroplastik yang terdapat di perairan. Biochar dipilih sebagai material karbon aktif yang diharapkan mampu mengikat mikroplastik.
“Nantinya mikroplastiknya itu akan menempel di biochar-nya. Lalu kenapa kita pilih daun genjer? Karena memiliki kandungan selulosa dan hemiselulosa dengan prosentase yang tinggi. Selain itu, daun genjer juga belum dimanfaatkan dengan baik karena dianggap gulma oleh masyarakat,” tuturnya, Jumat (25/9/2026).
Penelitian tersebut telah dimulai sejak Juni 2026. Tahap awal dilakukan dengan mengolah daun genjer hingga menjadi serbuk karbon.
Biochar yang dihasilkan kemudian digunakan pada air yang telah mengandung mikroplastik. Material berpori tersebut ditaburkan ke permukaan air untuk mengikat kandungan mikroplastik.
Hasil awal penelitian menunjukkan biochar daun genjer mampu menyerap sekitar 85 persen mikroplastik berdasarkan pengukuran menggunakan alat Total Organic Carbon (TOC) analyzer.
“Jadi memang belum bisa menyerap 100 persen. Sehingga perlu disempurnakan lagi dan pakai alat uji yang spesifik. Agar hasil biochar-nya menjadi optimal,” terang Nafarida.
Hasil tersebut menjadi dasar bagi Hydrochar Team untuk melakukan pengembangan lebih lanjut. Dalam waktu dekat, tim berencana menguji kemampuan biochar menggunakan sampel air dari Bengawan Solo.
Pengujian dengan sampel air dari lingkungan perairan secara langsung diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai kemampuan material yang dikembangkan tersebut dalam menyerap mikroplastik.
Untuk jangka panjang, kelompok PKM-RE Program Studi Kimia Unigoro berharap hasil riset biochar daun genjer dapat dikembangkan menjadi salah satu alternatif dalam menangani persoalan mikroplastik di perairan.
Riset tersebut sekaligus menunjukkan potensi pemanfaatan tanaman yang selama ini dianggap gulma menjadi material yang memiliki nilai guna melalui pendekatan sains dan teknologi.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
