Hujan Angin Kencang Terjang 3 Desa di Bojonegoro, Garasi SPPG Ambruk Timpa 12 Kendaraan

D. AL Mahdi
Kondisi bangunan garasi SPPG di Desa Jono yang ambruk setelah diterjang hujan angin kencang. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Hujan disertai angin kencang menerjang tiga desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (4/11/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga bangunan garasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jono, Kecamatan Temayang, ambruk.

Bangunan garasi SPPG yang roboh itu menimpa 12 kendaraan, terdiri dari dua mobil operasional SPPG dan 10 sepeda motor milik karyawan. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, tiga desa yang terdampak cuaca ekstrem tersebut adalah Desa Sumberarum dan Desa Kunci di Kecamatan Dander serta Desa Jono di Kecamatan Temayang.

Selain merusak bangunan, angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Sebagian pohon yang roboh berada di sepanjang jalan penghubung Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Nganjuk.

Petugas BPBD yang menerima laporan langsung melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang. Langkah tersebut dilakukan terutama di titik-titik yang menyebabkan akses jalan antar kabupaten tertutup.

Sementara itu, kondisi garasi SPPG di Desa Jono mengalami kerusakan cukup parah. Bangunan beratap genteng dengan rangka kayu tersebut roboh hingga rata dengan tanah. Material bangunan berserakan dan menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya.

Warga, termasuk anak-anak, terlihat berkerumun menyaksikan kondisi bangunan yang ambruk. Sejumlah warga juga mendekat untuk melihat proses penanganan di tengah gerimis dan sisa angin kencang.

Salah seorang warga, Wahyu, mengatakan hujan saat kejadian tidak terlalu deras. Namun, embusan angin berlangsung cukup kencang.

"Tadi hujan tidak terlalu deras, tapi anginya kencang, kejadian sekitar pukul 16.30 wib," kata Wahyu, salah satu warga.

Kapolsek Temayang Iptu Ikhsan membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, selain merobohkan garasi SPPG, angin kencang juga menyebabkan sebuah pohon tumbang hingga melintang di badan jalan.

"Kejadian Sekitar pukul 16.35 WIB. Sementara data yang masuk garasi SPPG menimpa sekitar 2 mobil oprasional dan 10 motor karyawan," ujarnya

Setelah menerima laporan, personel Polsek Temayang bersama warga setempat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta ranting pohon yang patah.

Upaya pembersihan dilakukan untuk menyingkirkan material yang menghalangi jalan sekaligus memulihkan akses lalu lintas di sekitar lokasi terdampak.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network