get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Rembesan Minyak hingga Anggrek Langka, 2 Situs Ini Perkuat Geopark Bojonegoro Menuju UNESCO

Gandeng Perguruan Tinggi, ICMI Bojonegoro Siapkan Program Mengajar hingga Kajian Kebijakan Daerah

Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:31 WIB
header img
Ketua dan Pengurus ICMI Orda Bojonegoro, saat membahas sejumlah program. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bojonegoro mulai memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi swasta (PTS) di Kabupaten Bojonegoro. 

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyusunan kajian kebijakan strategis bagi pemerintah daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan ICMI Orda Bojonegoro bersama para ketua perguruan tinggi swasta di Bojonegoro yang digelar pada Jumat (10/7/2026).

Ketua ICMI Orda Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, M.Si., mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal menyatukan visi antara ICMI dan perguruan tinggi dalam membangun program yang berdampak bagi masyarakat.

"Kita menyamakan persepsi dengan para rektor dan ketua PTS di Bojonegoro untuk membangun kerja sama antara perguruan tinggi dan ICMI," ujar Arief.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting agar ICMI tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para cendekiawan, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, riset, dan program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Arief mengungkapkan, ICMI masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari publikasi organisasi yang belum optimal, minimnya kajian kebijakan yang dapat dijadikan referensi pemerintah daerah, hingga perlunya sistem kaderisasi yang lebih terstruktur bagi generasi muda.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ICMI Orda Bojonegoro telah menyiapkan sejumlah program prioritas, yakni ICMI Mengajar, ICMI Sehat,Podcast ICMI, Kaderisasi Cendekiawan Muda, serta penyusunan Kajian Strategis Daerah.

Salah satu program unggulan yang akan segera dijalankan adalah ICMI Mengajar. Program ini akan menghadirkan para praktisi dari berbagai bidang sebagai narasumber di lingkungan kampus. 

Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga kepemimpinan, komunikasi, etika profesi, hingga penguatan soft skill mahasiswa.

"Yang membedakan lulusan bukan hanya nilai akademiknya, tetapi kompetensi dan soft skill yang dimiliki," jelasnya.

Selain itu, ICMI juga akan mengembangkan podcast dan berbagai platform media sosial sebagai media edukasi publik. Pengelolaannya akan melibatkan mahasiswa sehingga dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan di bidang media digital.

Di sektor kebijakan publik, ICMI berencana menyusun berbagai kajian terhadap isu-isu strategis di Kabupaten Bojonegoro. Hasil kajian tersebut akan dirumuskan dalam bentuk policy brief, yang nantinya disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai bahan masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

"Kami mengajak para PTS untuk bekerja sama dalam menyukseskan program ICMI Mengajar, ICMI Sehat, serta penyusunan policy brief yang nantinya kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro," katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua yayasan Suyitno Bojonegoro ini berharap sinergi yang mulai dibangun bersama perguruan tinggi tidak berhenti pada pertemuan awal, melainkan berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan.

"Harapannya setelah pertemuan ini, ICMI mempunyai program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro dan dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten," pungkasnya.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut