Kasus Kejahatan Perempuan dan Anak di Bojonegoro, Didominasi KDRT dan Persetubuhan

Dedi M.A
Ilustrasi kekerasan perempuan dan anak. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Jumlah kejahatan terhadap perempuan dan anak yang berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan. Tercatat, sebanyak 15 perkara berhasil diungkap, turun tajam dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 50 perkara.

Penurunan tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi saat menggelar press release capaian kinerja tahun 2025 di Ruang AP Rawi I Mapolres Bojonegoro, Senin (29/12/2025).

“Terjadi tren penurunan sebanyak 35 perkara atau sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap AKBP Afrian dalam paparannya.

Berdasarkan data Satreskrim Polres Bojonegoro, jenis kejahatan terhadap perempuan dan anak yang paling banyak ditangani masih didominasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan sembilan perkara. Selain itu, terdapat enam perkara persetubuhan serta satu kasus pembuangan bayi.


Kapolres Bojonegoro saat paparkan capaian kasus judi online, saat pers rilis akhir tahun 2025. Foto: Dedi / iNews

Kapolres menegaskan bahwa penanganan kejahatan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu prioritas nasional.

"Isu tersebut juga masuk dalam atensi Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya perlindungan kelompok rentan," tambahnya.

Polres Bojonegoro berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penegakan hukum, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna menekan angka kejahatan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukumnya.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network