Melihat Jejak Sejarah Bumi di PIG Geopark Bojonegoro, Ada Fosil Gajah dan Paus Purba

Arik T.P
Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark di Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Menelusuri perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bojonegoro kini dapat dilakukan melalui Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro.

Pusat informasi yang berada di Jalan Panglima Sudirman tersebut menyajikan berbagai koleksi batuan dan fosil yang ditemukan di wilayah Bojonegoro. Pengunjung juga dapat mempelajari proses geologi, sejarah minyak bumi, hingga kekayaan budaya yang menjadi bagian dari Geopark Bojonegoro.

Memasuki lantai pertama, pengunjung akan diperkenalkan dengan pengetahuan dasar mengenai geologi. Materi edukasi disajikan melalui panel dan berbagai media interaktif, mulai dari struktur bumi, skala waktu geologi, teori tektonika lempeng, evolusi benua, hingga sejarah tektonik Jawa Timur.

Di lantai tersebut, pengunjung juga dapat melihat koleksi batuan dari wilayah Bojonegoro. Secara litologi, wilayah ini memiliki dua jenis batuan utama, yakni batuan beku dan batuan sedimen.

Batuan sedimen menjadi salah satu koleksi penting karena dapat menyimpan fosil yang menjadi jejak kehidupan pada masa lalu.

Salah satu media edukasi yang menarik, khususnya bagi anak-anak, adalah sandbox berbahan pasir silika. Media interaktif tersebut digunakan untuk mengenalkan topografi sekaligus memberikan pemahaman bahwa bentang alam yang ada saat ini terbentuk melalui proses geologi yang berlangsung sangat panjang, bahkan hingga jutaan tahun.

Beranjak ke lantai dua, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi fosil yang ditemukan di wilayah Bojonegoro. Salah satunya adalah fosil gajah purba Stegodon, termasuk mandibula atau rahang bawah yang menjadi salah satu temuan langka di Pulau Jawa.

Koleksi lain yang menjadi daya tarik adalah fosil paus purba yang ditemukan di Bojonegoro pada 2023. Fosil tersebut ditemukan di aliran sungai dan menjadi salah satu bukti bahwa wilayah Bojonegoro serta Pulau Jawa pada masa lampau pernah menjadi lingkungan laut.

Tidak hanya paus, sejumlah fauna laut lainnya juga ditemukan di wilayah Bojonegoro. Di antaranya kepiting, lobster, dan bulu babi yang kini menjadi bagian dari koleksi untuk menggambarkan kehidupan masa lalu.

Selain koleksi fosil, lantai dua PIG juga dilengkapi alat peraga pertambangan minyak. Fasilitas tersebut membantu pengunjung memahami proses sekaligus sejarah minyak bumi di Bojonegoro.

Materi mengenai minyak bumi menjadi bagian penting karena berkaitan dengan tema Geopark Bojonegoro yang mengangkat petroleum system sebagai salah satu kekayaan geologinya.

PIG juga memiliki ruang audiovisual yang mendokumentasikan sejarah geologi dan perjalanan minyak bumi melalui film berjudul Jejak Minyak, Emas Hitam di Ujung Timur Indonesia.

Ruang audiovisual berkapasitas 48 kursi tersebut menjadi sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal sejarah minyak bumi secara lebih visual.

Tidak hanya mengangkat aspek geologi dan paleontologi, PIG turut memperkenalkan kekayaan budaya yang menjadi bagian dari Geopark Bojonegoro.

Unsur budaya tersebut melengkapi konsep Geopark yang menghubungkan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan kehidupan masyarakat. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya diajak mengenal sejarah bumi, tetapi juga memahami keterkaitannya dengan kehidupan masyarakat dan identitas kawasan.

Salah satu tour guide PIG Geopark Bojonegoro, Teguh, mengatakan PIG terbuka bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh kekayaan Geopark Bojonegoro.

"Geopark itu inklusif, tidak eksklusif. Silakan semua datang ke Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro," ujarnya.

PIG Geopark Bojonegoro terbuka untuk kunjungan individu pada Senin hingga Jumat pukul 08.00-16.00 WIB.

Sementara itu, pengunjung dalam rombongan, termasuk kelompok sekolah dengan jumlah lebih dari 10 orang, perlu melakukan reservasi terlebih dahulu melalui kanal informasi PIG Geopark Bojonegoro.

Keberadaan PIG menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memahami perjalanan panjang bumi dari berbagai sisi. Mulai dari batuan dan fosil, proses pembentukan bentang alam, sejarah minyak bumi, hingga warisan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan Kabupaten Bojonegoro.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network