Ruko Dua Lantai di Kedungadem Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Raya Pasar Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terbakar pada Minggu (30/8/2026) dini hari.
Kebakaran menghanguskan sekitar 75 persen bangunan ruko dua lantai milik Siti Ulfiah (49). Selain bangunan, sejumlah barang dagangan dan perlengkapan di dalam toko turut terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Siswoyo dalam keterangan tertulis menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas Pos Kedungadem sekitar pukul 04.00 WIB.
"Petugas berangkat menuju lokasi pukul 04.03 WIB," demikian keterangan Damkarmat Bojonegoro.

Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 04.05 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 06.30 WIB.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 600 meter dari Pos Damkarmat Kedungadem.
Ruko Terbakar 75 Persen
Menurut Damkarmat Bojonegoro, bangunan yang terbakar merupakan ruko dua lantai berukuran 6 x 30 meter. Api membakar sekitar 75 persen bangunan beserta sejumlah barang di dalamnya.
Barang yang terdampak kebakaran antara lain sepatu, tas, topi, buku, dan berbagai peralatan sekolah.
"Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar," tambahnya.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sebagian aset milik korban serta bangunan di sekitar lokasi. Bagian atas ruko milik Siti Ulfiah berukuran 6 x 10 meter beserta uang tunai sekitar Rp50 juta berhasil diselamatkan.
Petugas juga berhasil mencegah api merambat ke bangunan di sisi barat, yakni toko milik H Joko berukuran 12 x 15 meter dengan nilai aset dan isi sekitar Rp1 miliar.
Selain itu, rumah milik Tik di sisi barat bagian selatan berukuran 10 x 15 meter dengan nilai aset dan isi sekitar Rp300 juta juga berhasil diselamatkan.
Diduga akibat Korsleting CCTV
Damkarmat Bojonegoro memperkirakan kebakaran dipicu korsleting listrik pada perangkat kamera pengawas atau CCTV.
Namun, informasi tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan penanganan awal di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Untuk menangani kebakaran, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan tiga armada, yakni satu unit multiguna, satu unit dari Pos Baureno, dan satu unit dari Pos Sumberjo.
Sebanyak 10 personel diterjunkan. Rinciannya, tiga personel Pos Kedungadem, empat personel Pos Baureno, dan tiga personel Pos Sumberjo.
Proses penanganan juga melibatkan Satpol PP, Polsek, Koramil, serta masyarakat sekitar. Tidak terdapat kendala berarti selama proses pemadaman.
Damkarmat Bojonegoro kembali mengingatkan masyarakat mengenai layanan penanganan kebakaran dan kejadian berbahaya lainnya yang dapat diakses melalui nomor darurat Damkar. Layanan tersebut diberikan secara gratis atau tanpa dipungut biaya.
Editor : Arika Hutama