BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, kualitas pelayanan publik Bojonegoro berhasil menembus peringkat enam nasional untuk kategori kabupaten se-Indonesia.
Capaian tersebut berdasarkan data yang dirilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.
Dalam Surat Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri PAN-RB Rini Widyantini pada 9 Januari 2026, disebutkan bahwa Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan signifikan. Nilai IPP Bojonegoro meningkat dari 4,21 pada tahun 2025 menjadi 4,68 pada awal 2026, dengan predikat A.
“Hasil pemantauan dan evaluasi telah melalui proses pengolahan, validasi, dan penentuan akhir oleh tim evaluator,” demikian kutipan dalam surat keputusan tersebut.
Dalam evaluasi nasional tersebut, KemenPAN-RB menilai kinerja pelayanan publik pada 93 kementerian dan lembaga, 39 pemerintah provinsi, 93 pemerintah kota, serta 415 pemerintah kabupaten. Kabupaten Bojonegoro berhasil menempati peringkat ke-6 dari total 415 kabupaten yang dievaluasi.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Nurul Azizah, dikutip Bojonegoro.iNews.id dari laman pemkab, Sanin (12/1/2026).
Prestasi ini dinilai sebagai lompatan besar bagi Bojonegoro. Pasalnya, pada tahun sebelumnya IPP Bojonegoro masih berada di peringkat ke-100 nasional, sebelum akhirnya melesat ke posisi enam besar.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan, meningkatkan kecepatan dan transparansi, serta memastikan akses pelayanan publik semakin mudah dirasakan masyarakat,” tambah Nurul.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkab Bojonegoro dalam melakukan pembenahan layanan di berbagai sektor, mulai dari tingkat dinas, kecamatan, hingga desa. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pelayanan publik secara berkelanjutan demi memenuhi ekspektasi dan kepuasan masyarakat.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
